UNTUK SANG
BAPAK YANG SEDANG MEMIMPIN
Puisi
(oleh Yanes.
R. Anakotta)
Bapak...
Masikah engkau duduk di kursi
pimpinan itu?
Kami bertanya...
Karena kami selalu dibuat
bingung.
Siapakah
yang engkau pimpin?
Apakah
kami bukan orang yang engkau pimpin?
Kepentingan
siapakah yang engkau kawal?
Apakah
kepentingan kami termasuk di dalamnya?
Mulut kami tak bisa di bungkam.
Kami punya suara dan kami bisa
berteriak.
Bisakah kita berkawan?
Atau haruskah kami melawan...
Jika
engkau ingin kemajuan untuk negeri ini,
Maka
keinginan kita adalah sama.
Retorika
itu, janji-janji itu,
Mengapa
tak engkau tepati?
Mungkin kacamatamu telah pecah
Sehingga kami tak dapat engkau
lihat.
Tapi... ketahuilah bapak...
Kami masih disini walau tak
engkau lihat.
Kami
masih di sini dan terus bertanya...
Bisakah
kita berkawan?
Atau
haruskah kami melawan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar